Produk
| Thorium, 90th | |
| Nomor Kasus | 7440-29-1 |
| Penampilan | berwarna keperakan, seringkali dengan noda hitam. |
| Nomor Atom (Z) | 90 |
| Fase pada STP | padat |
| Titik lebur | 2023 K (1750 °C, 3182 °F) |
| Titik didih | 5061 K (4788 °C, 8650 °F) |
| Kepadatan (dekat rt) | 11,7 g/cm3 |
| Kalor peleburan | 13,81 kJ/mol |
| Kalor penguapan | 514 kJ/mol |
| Kapasitas panas molar | 26,230 J/(mol·K) |
-
Bubuk torium(IV) oksida (Torium Dioksida) (ThO2) Kemurnian Min.99%
Torium Dioksida (ThO2), juga disebuttorium(IV) oksidaThorium oksida (ThO2) adalah sumber thorium yang sangat tidak larut dan stabil secara termal. Ia berupa padatan kristal dan sering berwarna putih atau kuning. Juga dikenal sebagai thoria, ia diproduksi terutama sebagai produk sampingan dari produksi lantanida dan uranium. Thorianit adalah nama bentuk mineralogi dari thorium dioksida. Thorium sangat dihargai dalam produksi kaca dan keramik sebagai pigmen kuning cerah karena reflektansinya yang optimal pada 560 nm. Senyawa oksida tidak menghantarkan listrik.




