Peraturan yang disetujui oleh rapat eksekutif Dewan Negara
'Peraturan Republik Rakyat Tiongkok tentang Pengendalian Ekspor Barang-Barang dengan Kegunaan Ganda' ditinjau dan disetujui pada Rapat Eksekutif Dewan Negara pada tanggal 18 September 2024.
Proses legislatif
Pada tanggal 31 Mei 2023, Kantor Umum Dewan Negara mengeluarkan “Pemberitahuan Kantor Umum Dewan Negara tentang Penerbitan Rencana Kerja Legislatif Dewan Negara untuk Tahun 2023”, sebagai persiapan untuk merumuskan “Peraturan tentang Pengendalian Ekspor Barang-Barang Penggunaan Ganda Republik Rakyat Tiongkok”.
Pada tanggal 18 September 2024, Perdana Menteri Li Qiang memimpin rapat eksekutif Dewan Negara untuk meninjau dan menyetujui “Peraturan Republik Rakyat Tiongkok tentang Pengendalian Ekspor Barang-Barang Penggunaan Ganda (Draf)”.
Informasi terkait
Latar Belakang dan Tujuan
Latar belakang penyusunan Peraturan Republik Rakyat Tiongkok tentang Pengendalian Ekspor Barang-Barang Penggunaan Ganda adalah untuk melindungi keamanan dan kepentingan nasional, memenuhi kewajiban internasional seperti non-proliferasi, serta memperkuat dan menstandarisasi pengendalian ekspor. Tujuan peraturan ini adalah untuk mencegah barang-barang penggunaan ganda digunakan dalam perancangan, pengembangan, produksi, atau penggunaan senjata pemusnah massal dan kendaraan pengirimannya melalui penerapan pengendalian ekspor.
Konten utama
Definisi barang yang dikendalikan:Barang-barang penggunaan ganda merujuk pada barang, teknologi, dan jasa yang memiliki kegunaan sipil dan militer atau dapat membantu meningkatkan potensi militer, terutama barang, teknologi, dan jasa yang dapat digunakan untuk perancangan, pengembangan, produksi, atau penggunaan senjata pemusnah massal dan kendaraan pengangkutnya.

Langkah-langkah Pengendalian Ekspor:Negara menerapkan sistem pengendalian ekspor terpadu, yang dikelola dengan menyusun daftar kontrol, direktori, atau katalog dan menerapkan izin ekspor. Departemen Dewan Negara dan Komisi Militer Pusat yang bertanggung jawab atas pengendalian ekspor bertugas melaksanakan pekerjaan pengendalian ekspor sesuai dengan tanggung jawab masing-masing.
Kerja Sama InternasionalNegara tersebut memperkuat kerja sama internasional dalam pengendalian ekspor dan berpartisipasi dalam perumusan peraturan internasional terkait pengendalian ekspor.
PelaksanaanBerdasarkan Undang-Undang Pengendalian Ekspor Republik Rakyat Tiongkok, negara memberlakukan pengendalian ekspor terhadap barang-barang dwiguna, produk militer, bahan nuklir, dan barang, teknologi, serta jasa lainnya yang berkaitan dengan kepentingan keamanan nasional dan pemenuhan kewajiban internasional seperti non-proliferasi. Departemen nasional yang bertanggung jawab untuk mengelola ekspor akan bekerja sama dengan departemen terkait untuk membentuk mekanisme konsultasi ahli untuk pengendalian ekspor guna memberikan pendapat penasihat. Mereka juga akan menerbitkan pedoman tepat waktu bagi industri terkait untuk membimbing eksportir dalam membangun dan meningkatkan sistem kepatuhan internal untuk pengendalian ekspor sambil menstandarisasi operasi.




