6

Apa fungsi strontium karbonat dalam glasir?

Peran strontium karbonat dalam glasir: frit berfungsi untuk melebur bahan baku terlebih dahulu atau mengubahnya menjadi badan kaca, yang merupakan bahan baku fluks yang umum digunakan untuk glasir keramik. Ketika dilebur terlebih dahulu menjadi fluks, sebagian besar gas dapat dihilangkan dari bahan baku glasir, sehingga mengurangi pembentukan gelembung dan lubang kecil pada permukaan glasir keramik. Hal ini sangat penting terutama untuk produk keramik dengan suhu pembakaran tinggi dan siklus pembakaran pendek, seperti keramik sehari-hari dan keramik sanitasi.

Frit saat ini banyak digunakan dalam glasir tembikar halus yang dibakar cepat. Karena suhu leleh awalnya yang rendah dan rentang suhu pembakaran yang besar, frit memiliki peran yang tak tergantikan dalam pembuatan produk keramik arsitektur yang dibakar cepat. Untuk porselen dengan suhu pembakaran yang lebih tinggi, bahan baku selalu digunakan sebagai glasir utama. Bahkan jika frit digunakan untuk glasir, jumlah frit sangat kecil (jumlah frit dalam glasir kurang dari 30%).

Glasir frit bebas timbal termasuk dalam bidang teknik glasir frit untuk keramik. Glasir ini terbuat dari bahan baku berikut berdasarkan berat: 15-30% kuarsa, 30-50% feldspar, 7-15% boraks, 5-15% asam borat, 3-6% barium karbonat, 6-6% stalaktit, 12% seng oksida, 3-6% stronsium karbonat, 2-5% litium karbonat, 2-4% talk padam, dan 2-8% aluminium hidroksida. Dengan mencapai titik leleh nol timbal, glasir ini dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat akan keramik yang sehat dan berkualitas tinggi.